Sabtu, 25 Maret 2017

Resume Psikologi Pendidikan 2

0


PERENCANAAN, INSTRUKSI, DAN TEKNOLOGI

Perencanaan
Perencanaan Instruksional
            Pengembangan atau penyusunan strategi sistematik dan tertata untuk merencanakan pelajaran.
Kerangka Waktu
            Menyusun rencana waktu yang sistematis membutuhkan pengetahuan tentang apa-apa yang perlu dilakukan dan kapan melakukannya, atau perlu fokus pada “tugas” dan “waktu”.

Perencanaan dan Instruksi Pelajaran Teacher–Centered
            Biasanya, fokus disekolah adalah pada perencanaan dan instruksi guru. Dalam pendekatan ini, perencanaan dan instruksi disusun dengan ketat dan guru mengarahan pembelajaran murid.
Menciptakan sasaran behavioral. Sasaran behavioral, adalah pernyataan yang menyatakan perubahan dalam perilaku murid untuk mencapai tujuan kinerja yang diharpkan.
Menganalisis Tugas. Analisis tugas, yang difokuskan pada pemecahan suatu tugas kompleks yang dipelajari murid menjadi komponen-komponen.
Menyusun Taksonomi Instruksional. Taksonomi Bloom, mengklasifikasikan sasaran pendidikan menjadi tiga domain: kognitif, afektif, dan psikomotor.
Instruksi Langsung
            Pendektan teacher-centered yang terstruktur yang dicirikan oleh arahan dan kontrol guru, ekspektasi guru yang tinggi atas kemajuan murid untuk tugas-tugas akademik, dan usaha oleh guru untuk meminimalkan pengaruh negatif terhadap murid.

Strategi Instruksional Teacher-Centered
Mengorientasikan. Sebelum menyajikan dan menjelaskan materi baru, susunlah kerangka pelajaran dan orientasikan murid ke materi baru tersebut.
 Advence Orginizer
 Aktivitas dan teknik pengajaran dengan membuat kerangka pelajaran dan mengorientasikan murid pada materi sebelum materi itu di ajarkan.
Expository Advence Orginizer
            Pengetahuan baru yang diberikan  kepada murid yang akan mengorientasikan mereka ke pelajaran yang akan datang.
Comparative Advence Orginizer
            Memperkenalkan materi baru dengan mengaitkannya dengan apa yang sudah diketahui murid.
Mastery Learning
            Pembelajaran satu konsep atau topik secara menyeluruh sebelum pindah ke topik yang lebih sulit.
Seatwork. Adalah menyuruh semua murid atau sebagian besar murid untuk belajar sendiri-sendiri di bangku mereka.
Pekerjaan Rumah. Keputusan instruksional penting lainnya adalah seberapa banyak dan apa jenis pekerjaan rumah yang harus diberikan kepada murid.

Perencanaan dan Instruksi Pelajaran Learner-Centered
Prinsip Learner-Centered
            Instruksi dan perencanaan ini ada pada siswa, bukan guru. Berikut prinsipnya :
Faktor Kognitif dan Metakognitif
1. Sifat proses pembelajaran. Pelajar yang sukses adalah pelajar yang aktif, punya tujuan, dan mampu mengatur diri sendiri, dan mampu bertanggung jawab terhadap pembelajaran mereka sendiri.
2. Tujuan proses pembelajaran. Pelajar yang sukses, dengan bantuan dari pedoman instruksional, dapat menciptakan representasi pengetahuan yang bermakna dan koheren.
3. Konstruksi pengetahuan. Pelajar yang sukses bisa menghubungkan informasi baru dengan pengetahuan yang sudah dimilikinya dengan cara yang mengandung makna tertentu.
4. Pemikiran strategis. Pelajar yang sukses dapat menciptakan dan menggunakan berbagai strategi pemikiran dan penalaran untuk mencapai tujuan pembelajaran.
5. Memikirkan tentang pemikiran (metakognisi). Pelajar yang sukses merenungkan cara mereka belajar dan berpikir, menentukan tujuan pembelajaran yang reasonable, memilih strategi yang tepat dan memantau tujuan mereka menuju tujuan pembelajaran.
Faktor Motivasi dan Emosional
7. Pengaruh Motivasi dan Emosional. Keyakinan dan ekspektasi pelajar dapat memperkua atau melemahkan kualitas pemikiran dan pemrosesan informsi peljar.
8. Motivasi Intrinsik. Rasa ingisn tahu, pemikiran mendalam, dan kreativitas adalah indikator yang baik dari motivasi intrinsik anak untuk belajar.
9. Efek motivasi terhadap usaha. Pembelajaran yang efektif membutuhkan banyak waktu, energi, dan ketekunan.
Faktor Soial dan Developmental
10. Pengaruh perkembangan dalam pembelajaran. Individu akan belajar dengan baik apabila pembelajarannya sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Karena perkembangan fisik, kognitif dan domain sosioemotional individu itu bervariasi, maka prestasi dalam domain ini juga bervariasi.
11. Pengaruh sosial terhadap pembelajaran. Pembelajaran sering kali membaik bila anak punya kesempatan untuk berinteraksi dan bekerja sama dengan orang lain dalam menangani tugas-tugas instruksional.
Faktor Perbedaan Individual
12. Perbedaan individual dalam pembelajaran. Perbedaan ini kibat dari faktor pengalaman dan hereditas. Anak dilahirkan dengan kemampuan dan bakat yang bisa dikembangkan.
13. Pembelajaran dan diversitas. Pembelajaran akan lebih efektif jika perbedaan bahasa, kultural, dan latar belakang sosial murid ikut dipertimbangkan.
14. Standar dan penilaian. Pembelajaran yang efektif terjadi ketika murid ditantang untuk bekerja meraih tujuan yang tinggi dan tepat.

Teknologi dan Pendidikan
Revolusi Teknlogi
            Adalah bagian dari masyarakat informasi dimana kita kini hidup. murid-murid dewasa ini tumbuh di dunia yang jauh berbeda dengan masa orang tua dan kakek mereka. Jika murid ingin siap kerja, teknolologi harus menjadi bagian integral dari sekolah dan pelajaran dikelas.
Internet
            Inti dari komunikasi dengan komputer. Sistem internet berisi ribuan jaringan komputer yang terhubung di seluruh dunia, menyedikan informasi yang tak terhingga yang dapat diakses murid.
World Wide Web. Sistem pengambilan informasi hyper-media yang menghubungkan berbaga materi internet; materi ini mencakup teks dan grafis.
Website. Lokasi individu atau organisasi di internet. Website menampilkan informasi yang dimasukkan oleh individu atau organisasi.
E-mail. Singkatan dari electronic mail. Merupakan bagian penting lain dari internet. Pesan dapat dikirim dan diterima dari individu atau dari banyak individu sekaligus.




Resume Psikologi Pendidikan 1

0


PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN BAHASA

Proses dan Periode
Pola perkembangan anak adalah pola yang komplekskaena merupakan hasil dari beberapa proses : proses biologis, kognitif dan sosioemotional. Perkembangan juga bisa dideskripsikan berdasarkan periodenya.
Proses Biologis, Kognitif, dan Sosioemotional
Proses biologis adalah perubahan dalam tubuh anak. Warisan genetik memainkan peran penting. Proses biologis melandasi perkembangan otak, berat dan tinggi badan, perubahan dalam kemampuan bergerak dan perubahan hormonal di masa puber.
Proses kognitif adalah perubahan dalam pemikiran, kecerdasan, dan bahasa anak. Proses perkembangan kognitif memampukan anak untuk mengingat puisi, membayangkan bagaimana memecahkan soal matematika, menyusun strategi kreatif, atau menghubungkan kalimat menjadi pembicaraan yang bermakna.
Proses sosioemosional adalah perubahan dalam hubungan anak dengan orang lain, perubahan dalam emosi, dan perubahan dalam kepribdian pengasuhan anak, perkelahian anak, perkembangan ketegasan anak perempuan, dan perasaan gembira remaja saat mendapatkan nilai yang baik semuanya itu mencerminkan proses perkembangan soioemosional.
Periode Perkembangan
Infancy (0-2 tahun)
Masa ketika anak sangat bergantung pada orangtuanya. Banyak aktivitas, seperti perkembangan bahasa, pemikiran simbolis, koordinasi sensorimotor, dan pembelajaran sosial, baru dimulai
Early childhood (2-6 tahun)
Anak menjadi makin mandiri, siap untuk bersekolah, dan banyak menghabiskan waktu bersama teman.
 Middle dan late childhood (6-11 tahun)
Mulai menguasai keahlian membaca, menulis, dan meghitung. Prestasi menjadi tema utama dari kehidupan anak dan mereka semakin mampu mengendalikan diri. Berinteraksi dengan dunia sosial yang lebih luas di keluarganya.
J /Adolescence (11-18 tahun)
Remaja mulai mengalami perubahan fisik yang cepat, termasuk bertambahnya tinggi dan berat badan, dan perkembangan fungsi seksual. Dimasa ini, individu semakin ingin bebas dan mencari identitas diri. Pemikiran pun menjadi semakin abstrak, logis dan idealis.
Early adulthood (18-30 tahun)
Kerja dan cinta menjadi tema kehidupan. Mulai menentukan karier dan biasanya mencari pasangan intim untuk pacaran atau bahkan untuk membangun rumah tngga atau perkawinan.

Teori Piaget
Proses Kognitif. Dalam memahami dunia mereka secara aktif, anak-anak menggunakan skema (schema) adalah konsep atau kerangka yang eksis didalam pikiran individu yang dipakai untuk mengorganisasikan dan menginterpretasikan informasi. Skema bisa merentang mulai dari skema sederhana (sperti skema sebuah mobil) sampai skema kompleks (seperti skema tentang apa yang membentuk alam semesta). Anak usia enam tahun yang mmengetahui bahwa lim mainan kecil dapat disimpan di dalam kotak kecil berukuran sama berarti ia sudah memanfatkan skema jumlah atau angka.  Asimilasi terjadi ketika seorang anak memasukkan pengetahuan baru ke dalam pengetahuan yang sudah ada. Yakni, dalam asimilasi, anak mengasimilasikan lingkkungan kedalam suatu skema. Akomodasi terjadi ketika anak menyesuaikan skema dengan lingkungannya. Piaget juga mengatakan bahwa untuk memahami dunianya, anak-anak secara kognitif mengorganisasikan pengalaman mereka. Organisasi adalah konsep piaget yang berarti usaha mengelompokkan perilaku yang terpisah-pisah kedalam urutan yang lebih teratur. Kedalam sistem fungsi kognitif. Ekuilibrasi, menjelaskan bagaimana anak bergerak dari satu tahap pemikiran ke tahap selanjutnya.

 Tahap-tahap Piagetian
Tahap sensorimotor (0-2tahun)
Bayi membangun pemahaman dunia dengan mengoordinasikan pengalaman indrawi dan tindakan fisik. Bayi melangkah maju dari tindakan instingtual dan refleksif saat baru saja lahir ke pemikiran simbolis menjelang akhir tahap ini.
Tahap pra-operasional (2-7tahun)
Anak mulai merepresentasikan dunia dengan kata dan gambar. Kata dan gambar ini merefleksikan peningkatan pemikiran simbolis dan melampaui koneksi informasi indrawi dn tindkan fisik.
Tahap operasional konkret (7-11 tahun)
Anak kini bisa bernalar secara logis tentang kejadian-kejadian konkret dan mampu mengklasifikasi objek ke dalam kelompok yang berbeda-beda.
Tahap operasional formal (11-dewasa)
Remaja berpikir secara lebih abstrak, idealistis, dan logis.










Sabtu, 04 Maret 2017

Tugas Psikologi Pendidikan -Perencanaan, Instruksi, dan Teknologi

0

Kelompok 6 : KETUA KELOMPOK : DESRI RAHMADIANI (161301208) ANGOTA : 1.Rossy Arramadona Dalimunthe (161301176) 2.Hanan (161301187) 3.Ayu Putri Nurjannah (161301190) 4.Dinda Diana Yumna (161301191) 5.Muhammad Rizqy Putra (161301210) 6.Fazira Aprilia (161301224) 7.Roudhotul Abadiah (161301229)

Kamis, 02 Maret 2017

Pandangan dan Penilaian Kelompok Sehubungan dengan Kewajiban Setiap Mahasiswa yang Mengikuti MK. Psikologi Pendidikan 2 SKS Harus Memiliki E-mail dan Blog

0

Kemajuan teknologi dewasa ini, berkembang secara pesat. Banyak aktivitas-aktivitas manusia modern yang bisa dilakukan hanya dengan modal teknologi yang canggih. Mulai dari mengakses seluruh kejadian dan berita-berita dari seluruh dunia baik yang positif ataupun yang negatif, pekerjaan kantor, hingga proses belajar mengajar yang biasanya dilakukan di dalam sebuah ruangan tertentu. Dan ternyata proses pembelajaran dengan menggunakan teknologi telah menarik para psikolog untuk mendalaminya lebih lanjut dan dapat menerapkannya kepada pengakses sehingga dapat mengetahui apa efek yang ditimbulkan dari proses pembelajaran yang menggunakan teknologi salah satunya pembelajaran dengan menggunakan email dan blog.

Menurut hasil diskusi kelompok enam, dengan metode pembelajaran seperti ini tentu sangat bermanfaat. Karena dengan begitu cepatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta masih adanya kekurangan dalam pembelajaran dan metode pendidikan di Indonesia. Sekiranya masyarakat Indonesia terkhusus para pelajar tidak ketinggalan dengan ilmu pengetahuan yang telah berkembang pesat karena adanya internet yang memudahkan dalam mengakses informasi dan bertukar informasi. 

Sebagai contoh dengan menggunakan blog sebagai salah satu mediasi pembelajaran, kami menjadi lebih dekat dengan teknologi dan ilmu pengetahuan. Tentu saja lebih menyenangkan dan memudahkan kami dalam belajar menggunakan blog ini. Tampilan yang diberikan blog lebih menarik untuk dibaca, kami tidak hanya menerimainformasi tetapi dengan memposting bahan-bahan yang bermanfaat kami dapat pula membagi ilmu yang telah kami dapat kepada para pembaca. Dan lagipula pembelajaran dengan menggunakan internet atau blog lebih efisiensi waktu dan biaya karena kita juga sekaligus menghemat kertas yang selama ini digunakan untuk materi dalam pembelajaran.

Tetapi dari hasil yang kami amati, pelajar kota Medan masih belum memanfaatkan dan menyaring sepenuhnya informasi yang mereka terima dari internet. Disinilah peran kita untuk lebih cerdas lagi dalam mengakses informasi yang ada di internet. Penggunaaan email sangat memudahkan kami dalam bertukar data dan informasi mengenai hasil diskusi kelompok dengan lebih cepat, tugas yang sedang dikerjakan dan masih banyak lagi, sehingga kewajiban dalam mempunyai blog dan email pada mata kuliah psikologi pendidikan adalah cara yang efektif untuk kami agar dapat mengakses informasi lebih cepat dan mudah.

Kelompok 7
Rosy Arramadona            16-176
 Hanan                              16-187
Ayu Putri Nurjanah           16-190
Dinda Diana Yumna         16-191
Desri Rahmadiani             16-208
Fazira Aprilia                    16-224
Roudhotul Abadiah Lubis  16-229

Sabtu, 03 Desember 2016

Sang Penyelamat, Rice Cooker!!

0

Oke, berawal dari gas di rumah habis dan disitulah cerita ini dimulaai azeek.. Jadi sebenernya saya bukan anak kost dan tidak kekurangan uang di akhir bulan *sombong amat* haha jadi ceritanya ortu saya punya rumah, nah rumahnya ini saya tempati sekarang, kompor gas dan tabung gas yang sisa setengah masih nongkrong di dapur, karna saya hobi memasak tapi masakannya ngga enak dan lebih memilih memasak sendiri dari pada membeli, jadilah saya memasak dengan sisa setengah gas tadi. Setelah seminggu, datanglah hari dimana sang gas tadi habis, ah cuman ganti gas doang, udah sering saya mah, kira2 begitulah dalam hati saya, udah beli gas baru di warung udah sok2 an buka segelnya sendiri udah neken2 regulatornya ke tabung gas udah mau muter tuasnya, tiba2 loh kok ini tuasnya keras amat? loh kok ini ngga bisa di kunci? *mampus kan haha  elu sih sok-sok an faz* panik panik, langsung telfon ayah, oom, pakde, kakek, nenek, buyut, encik, pemadam kebakaran, 911, polisi, FBI trus ayah bilang udah dibiarin aja tunggu oom aja nanti kalo dia ke medan. Ya jadinya gitu deh, itu tabung yang harganya bisa buat beli mie ayam sebungkus plus es jeruk tergeletak gitu aja, karna saya takut dan memegang amanah dari ayah juga, akhirnya saya menunggu oom saya ke medan  sekitar seminggu lagi, selama seminggu ngga mungkin kan saya 3x sehari beli terus, padahal di kulkas masih banyak persediaan makanan yang belum dimasak, saya mikir dong *ya iyalah mikir masa iya salto jungkir balik di depan rumah tetangga* gimana caranya sisa makanan ini di masak. Dan AHA!! saya inget pernah baca artikel tentang Rice Cooker yang bisa dipake buat masak, nah langsung dong saya mencoba dan hasilnyaa sangat mengejutkan batin saudara-saudara..


Tuh liat, tahunya bener2 tergoreng kan? Sebelum tahu ini saya coba masak pasta instan dan hasilnya luar biasa juga, tapi saya lupa moto tu pasta Ini hasil final si tahu juga saya lupa moto karna udah kelaparan tingkat dewa. Cara  masaknya gampang kok, tinggal masukkan minyak secukupnya trus pastikan kondisi rice cookernya dalam keadaan cook ya, tutup sebentar sampai dia panas, masukkan tahu dan tutup lagi sampai tahunya matang, masak pasta instan juga gitu, masukkan air sampai mendidih masukkan minyak sama garam sedikit biar dia ngga lengket dan agak asin, masukkan pastanya sampai tingkat kekenyalan yang diinginkan dan tiriskan, campurkan saus istan daaan jadi deh. Yah walaupun proses yang dibutuhkan lebih lama dan rasanya agak beda sama yang dimasak di atas kompor tapi gak papa lah ya, dari pada kelaperan dan menghabiskan banyak uang untuk beli makanan terus.  HAHAHA jadi buat reader semua, survival itu bukan cuma untuk di hutan aja loh *mantan anak pencinta alam* tapi ilmu survival itu bisa juga di terapkan di kota. Misalnya kaya saya gini. Jadi inget, jangan patah semangat dalam kondisi se kritis apapun, masih banyak alat2 pengganti yang bisa digunakan. Rice Cooker cuman salah satu doang kok, masih banyaaaak lagi. Tapi sekarang saya pakai kompor lagi karna oom saya sudah datang dan sudah memperbaiki tabung. Buat reader jangan takut buat coba2 yah, semangatt!!!